black and white bed linen

Qurban For Education

Setiap hewan qurban dari Barakah Farm ikut membiayai pendidikan santri, dapur pesantren, dan program kemandirian Pondok Pesantren Al Barakah

Sebuah Ibadah yang Mengalir Lebih Jauh

Setiap tahun, jutaan umat Islam menunaikan ibadah qurban sebagai bentuk ketaatan dan keteladanan terhadap pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Ibadah ini bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi sesama. Namun di balik makna itu, muncul sebuah pertanyaan penting:

Bisakah ibadah qurban memberi manfaat lebih panjang dari sekadar satu hari raya?

Dari pertanyaan inilah program Qurban for Education lahir. Sebuah inisiatif dari Barakah Farm—peternakan domba dan sapi yang menjadi bagian dari Pondok Pesantren Al Barakah—untuk mengubah ibadah qurban menjadi sumber pendidikan bagi santri yatim dan dhuafa.

Ketika Qurban Menjadi Amal Jariyah

Di Pondok Pesantren Al Barakah, puluhan santri penghafal Al-Quran belajar dengan penuh semangat setiap hari. Banyak dari mereka berasal dari keluarga dhuafa. Mereka datang dengan harapan besar: menjadi pribadi yang berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, perjalanan menjaga keberlangsungan pendidikan mereka tidak selalu mudah. Operasional harian pesantren—mulai dari makan, kitab, listrik, sanitasi, hingga pembiayaan tenaga pengajar—terus berjalan dan membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.

Barakah Farm melihat bahwa ibadah qurban memiliki potensi besar sebagai bentuk dukungan berkelanjutan. Bukan hanya satu hari berbagi daging, tetapi juga satu tahun menyebarkan manfaat pendidikan.

Dari sinilah lahir konsep:
“Setiap hewan qurban adalah pendukung santri belajar.”

Dengan adanya program Qurban For Education, diharapkan minimal biaya makan santri dan ustadz serta para staf di pondok pesantren dapat tercover selama satu tahun hingga Qurban berikutnya.